Lagi jalan sama doi nih. Dari tempat parkir, mau masuk lift ke mall.
Asik asik, senyum sumringah, kiri, kanan. Nunggu lift sebentar, gak masalah. Asal bersama doi, semuanya jadi indah.
Kebetulan, kita berdua yang pertama ngantri di depan lift. Menit, demi menit, lift tidak kunjung datang nih. No problem. Kita tunggu lagih. Santaiiii…
Satu demi satu, orang2 pun mulai banyak berdatangan. Walhasil, daerah sekitar pintu lift pun semakin penuh. Sekarang, sudah tidak keliatan lagih siapa yang dateng duluan dan yang dateng belakangan.
Wah wah, dari muka semua orang sudah keliatan panik, karena kita semua sama2 tau kalo ruangan yang kecil ituh tidak akan cukup menampung kita semua.
Jumlah kita semua ituh dengan gampang ditebak tiga kali lipat jumlahnya yang bisa ditampung masuk ruangan lift.
Gak asik nih kalo harus tunggu dua kloter lagih. Gak lucu bangettttt…
Maka secara instinct pun semua orang mulai berdempet2an, mendorong pelan2 orang di depannya untuk lebih dekat lagih ke muka pintu lift.
Begitu pintu lift terbuka…deng deng…
Semua orang menyerbu masuk. Mereka gak sadar yah kalo orang yang di dalam lift ituh belum sempet keluar dan tidak bisa keluar karena terhalang oleh orang2 yang berdiri persis memenuhi pintu lift.
Tanpa bisa dihindari, dari dalam lift dan dari luar lift pun orang2 saling dorong2an. Pemandangan yang luar biasa sekali.
Gue yang lagih jalan sama doi, akhirnya memutuskan untuk menunggu kloter2 selanjutnya. Terpaksa juga, karena yang tadinya kita dateng paling awal, sudah terdesak berdiri sedikit di belakang, karena kita terlalu asik ngobrol berdua.
Weleh weleh weleh…bagaimana yah biar masuk lift bisa tertib?