Gak ada yang lebih sehat dari generasi kita saat ini! Kesadaran untuk berolahraga dan pengetahuan tentang asupan nutrisi yang baik juga sangat tinggi sekali. Kalau bertanya ke teman2 semua, pertanyaanya adalah bukan “Apakah kamu berolahraga?”, melainkan “Berapa rutin kamu berolahraga setiap minggunya?”
Sama seperti aktivitas bersama lainnya, nge-gym pun juga berarti kita sharing tempat public bersama kawan2 lainya. Saling respect dan kesadaran menjaga fasilitas umum ini memungkinkan semakin lamanya kita semua dapat menikmati fasilitas yang nyaman itu.
Nah, ngomongin tentang pembawaan diri nih, untuk kalian yang sering fitness, pasti donk pernah menggunakan mesin threadmill? Mesin2 itu dijejer sedemikian rupa di suatu ruangan berdampingan next to each other and juga depan belakang. Biasanya di ruangan itu terdapat pula beberapa tv untuk menghibur pengguna mesin yang biasanya akan memakai mesin itu sekitar 30 menit ke depan atau lebih.
Biasanya, kalo berolahraga, beberapa barang yang biasanya kita bawa kemana mana adalah kunci locker, botol minum dan handul kecil. Tetapi ada juga tambahan satu lagih yah memang tidak dilarang, tapi mungkin bisa dihimbau agar penggunaannya dibuat seminimum mungkin demi kenikmatan pengguna ruangan yang lain.
Bayangin, kalo orang di sebelah anda, menggunakan threadmill sambil bertelepon ria, sepanjang 30 atau 45 menit ke depan. Apakah anda tidak risih dan mangkel? Anda dipaksa untuk mendengarkan obrolan itu, baik itu mengenai business atau sekedar obrolan ngalor ngidul, dan yang paling parah adalah kalau orang itu lagih mesra2an bersama pacarnya. Auhhhh…gak kuat!
Selain berbahaya bagi si pengguna threadmill tersebut, karena baiknya harus mengatur napas, memang tidak ada larangan khusus untuk tidak bertelpon ria. Tapi please donk ah!
Like or Dislike:
0
0
Ada lagih yang lebih bikin kesel. Kalo lagih di kendaraan umum, terus penumpang di sebelah kita lagih telponan, ngobrol asik sendiri, suara lantang, sepanjang perjalanan asiknya.
Satu bis, semua penumpang, di akhir perjalanan bisa merasa sungguh mengenali kehidupan si penelpon.
Hahaha, ngeselin banget.